Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Primer Sekunder Tanaman

bio12 gambar bab 1 gambar 1 1

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Primer Sekunder Tanaman

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Makhluk hidup berbeda dengan benda mati karena cara mereka tumbuh.

Benda-benda yang tidak hidup hanya dapat tumbuh dengan pertambahan, yaitu dengan menambahkan suatu massa yang terdiri dari zat yang sama kepada volume yang sudah ada. Dengan cara ini sungai memperbesar ukurannya ketika anak-anak sungai bermuara ke dalamnya. Suatu tetesan air beku menjadi lebih besar ketika lebih banyak air ditambahkan pada inti es dan kemudian turut membeku. Akan tetapi, air dari sungai yang membesar dan dari untaian es itu sama sekali tidak berubah, air itu masih tetap air. Tidak demikian halnya pada makhluk hidup, misalnya seorang anak berkembang dengan memasukkan ke dalam tubuhnya makanan yang secara kimia berbeda dengan dirinya sendiri, kemudian mengubah makanan ini secara kimia dan membuatnya menjadi bagian dari tubuhnya sendiri. Kenaikan berat badan pada seorang anak yang sedang tumbuh disebabkan oleh makanannya yang terdiri dari susu, telur, roti, dan daging. Akan tetapi, makanan-makanan ini telah diubah sedemikian rupa sehingga kalian akan sia-sia kalau berusaha mencari partikel-partikel kecil makanan di dalam otot lengan atas atau otot betisnya.

kuliahkechina

PROGRAM KULIAH DI TIONGKOK DENGAN BEASISWA (BEBAS SPP & ASRAMA) UNTUK MAHASISWA D3, S1, dan S2, PENYELENGGARA VIVA COLLEGE

Klik : https://www.kuliahkechina.com

Pertumbuhan adalah proses kenaikan massa dan volume yang irreversibel (tidak kembali ke asal) karena adanya tambahan substansi dan perubahan bentuk yang terjadi selama proses tersebut.

Selama pertumbuhan terjadi pertambahan jumlah dan ukuran sel. Pertumbuhan dapat diukur serta dinyatakan secara kuantitatif.

Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna.  Perkembangan tidak dapat dinyatakan secara kuantitatif.  Perkembangan merupakan proses yang berjalan sejajar dengan pertumbuhan. Pertumbuhan pada tumbuhan terutama terjadi pada jaringan meristem (ujung akar, ujung batang, dan ujung kuncup). Tumbuhan monokotil tumbuh dengan cara penebalan karena tidak mempunyai kambium, sedangkan tumbuhan dikotil pertumbuhan terjadi karena adanya aktivitas kambium. Kambium memegang peranan penting untuk pertumbuhan diameter batang.  Kambium tumbuh ke dalam membentuk xilem (kayu), ke arah luar membentuk floem.

Dalam pertumbuhan dan perkembangan terjadi pembelahan sel, pemanjangan sel dan diferensiasi sel. Secara ringkas perhatikan ringkasan berikut! Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan:

Sel-sel membelah → sel-sel memanjang → sel-sel berdiferensiasi hingga tampak perbedaan struktur dan fungsi masing-masing organ.

Kerjakan tugas berikut yang akan merangsang keingintahuan serta mengembangkan kecakapan personal dan akademik kalian!

Tugas

Buatlah tabel perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, carilah datanya dari berbagai sumber atau dapat kalian lakukan dengan pengamatan secara langsung!

Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Aktivitas pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif. Pada tanaman kecepatan pertumbuhan dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut busur tumbuh atau auksanometer. Tumbuhnya tanaman melalui beberapa tahapan. Tahapan-tahapan pertumbuhan tanaman, yaitu sebagai berikut:

Perkecambahan

Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang). Faktor yang mempengaruhi perkecambahan adalah air, kelembapan, oksigen, dan suhu. Perkecambahan biji ada dua macam, yaitu:

Perkecambahan epigeal

Hipokotil memanjang sehingga plumula dan kotiledon ke permukaan tanah dan kotiledon melakukan fotosintesis selama daun belum terbentuk. Contoh: perkecambahan kacang hijau.

Perkecambahan hipogeal

Epikotil memanjang sehingga plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tertinggal dalam tanah. Contoh: perkecambahan kacang kapri (Pisum sativum).

Kerjakan Latihan 1.1 berikut yang akan mengembangkan kecakapan akademik dan kecakapan sosial kalian.

Latihan 1.1

Uraikan pengaruh air, kelembapan, oksigen, dan suhu terhadap perkecambahan! Diskusikan bersama teman-teman kalian dengan bimbingan guru!

Pertumbuhan Primer

Merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem primer.  Pertumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang dimulai sejak tumbuhan masih berupa embrio.

Pertumbuhan Sekunder

Merupakan pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem sekunder. Pertumbuhan ini disebabkan oleh kegiatan kambium yang bersifat meristematik kembali. Ciri-ciri jaringan meristematik ini adalah mempunyai dinding yang tipis, bervakuola kecil atau tidak bervakuola, sitoplasma pekat dan selselnya belum berspesialisasi. Ketika pertumbuhan berlangsung secara aktif, sel-sel meristem membelah membentuk sel-sel baru. Sel-sel baru yang terbentuk itu pada awalnya rupanya sama, tetapi setelah dewasa, sel-sel tadi berdiferensiasi menjadi jaringan lain. Jaringan meristem ada dua jenis, yaitu:

Jaringan meristem apex

Jaringan ini terdapat pada ujung akar dan batang, yang berfungsi untuk mewujudkan pertumbuhan primer.

Jaringan meristem lateral

Jaringan ini dapat membentuk pertumbuhan sekunder. Contoh yang sering kita temukan adalah kambium, jaringan ini dapat menumbuhkan pertumbuhan lateral atau menambah diameter dari bagian tumbuhan. Kambium didapatkan pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Contoh yang lain adalah kambium gabus yang terdapat pada batang dan akar tumbuhan berkayu atau pada bagian tumbuhan yang kena luka.

bio12 gambar bab 1 gambar 1 1

Gambar 1.1 Kambium

Aktivitas kambium dipengaruhi oleh keadaan suatu iklim, sehingga sel-sel kayu yang terbentuk pada musim penghujan berukuran besar, dan sel-sel yang terbentuk di musim kemarau berukuran kecil-kecil. (Suroso AY, dkk. 2003: 71-72) Pertumbuhan ini terjadi pada tumbuhan Dicotyledoneae dan Gymnospermae. Pertumbuhan sekunder disebabkan oleh kegiatan meristem sekunder, yang meliputi:

Kambium gabus (felogen)

Pertumbuhan felogen menghasilkan jaringan gabus.  Jaringan gabus berperan sebagai pelindung, yaitu menggantikan fungsi epidermis yang mati dan terkelupas, juga merupakan bagian dari jaringan sekunder yang disebut periderm.

Kambium fasis

Berperan membentuk xilem sekunder ke arah dalam dan membentuk floem sekunder ke arah luar, selain itu juga menghasilkan sel-sel hidup yang berderet-deret menurut arah jari-jari dari bagian xilem ke bagian floem yang disebut jari-jari empulur. Bagian xilem lebih tebal dari pada bagian floem karena kegiatan kambium ke arah dalam lebih besar daripada kegiatan ke arah luar.

Kambium interfasis

Merupakan kambium yang membentuk jari-jari empulur. Tumbuhan monokotil yang tidak mempunyai kambium, tumbuh dengan cara penebalan. Tetapi pada umumnya, pertumbuhan terjadi karena adanya peningkatan banyaknya dan ukuran sel. Pertumbuhan pada tumbuhan dikotil yang berkayu menyangkut kedua aktivitas tersebut, selsel baru yang kecil yang dihasilkan kambium dan meristem apikal, kemudian sel-sel ini membesar dan berdifferensiasi. (Kimball, 1992: 411)

Pertumbuhan Terminal

Terjadi pada ujung akar dan ujung batang tumbuhan berbiji yang aktif tumbuh. Terdapat 3 daerah (zona) pertumbuhan dan perkembangan.

Daerah Pembelah (daerah meristematik)

Merupakan daerah yang paling ujung dan merupakan tempat terbentuknya sel-sel baru.  Sel-sel di daerah ini mempunyai inti sel yang relatif besar, berdinding tipis, dan aktif membelah diri.

Daerah Pemanjang

Merupakan daerah hasil pembelahan sel-sel meristem.  Sel-sel hasil pembelahan tersebut akan bertambah besar ukurannya sehingga menjadi bagian dari daerah perpanjangan. Ukuran selnya bertambah beberapa puluh kali dibandingkan sel-sel meristematik.

Daerah Diferensiasi

Merupakan daerah yang terletak di bawah daerah pemanjangan. Selsel di daerah ini umumnya mempunyai dinding yang menebal dan beberapa di antaranya mengalami diferensiasi menjadi epidermis, korteks, dan empulur. Sel yang lain berdiferensiasi menjadi jaringan parenkim, jaringan penunjang, dan jaringan pengangkut (xilem dan floem).

Kerjakan Latihan 1.2 berikut yang akan merangsang kalian berpikir kritis, mengembangkan kecakapan personal dan kecakapan akademik kalian!

Latihan 1.2

Uraikanlah dengan pendapat kalian sendiri mengapa pertumbuhan sekunder terjadi pada tumbuhan Dicotyledoneae dan Gymnospermae!

Rangkuman

  1. Pertumbuhan adalah proses kenaikan massa dan volume yang irreversibel (tidak dapat kembali ke asal) karena adanya tambahan substansi dan perubahan bentuk yang terjadi selama proses tersebut.
  2. Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna.
  3. Tahap-tahap pertumbuhan tanaman yaitu:
  • Perkecambahan
  • Pertumbuhan primer
  • Pertumbuhan sekunder
  • Pertumbuhan terminal

Uji Kompetensi

A. Pilihan Ganda

1.Pengertian pertumbuhan yang benar, adalah

a. pertambahan jumlah individu d. perkembangan menuju tingkat kedewasaan
b. pertambahan massa dan volume yang bersifat reversibel e. kemampuan tumbuhan untuk menghasilkan alat perkembangbiakan
c. pertambahan massa dan volume yang bersifat irreversibel

2. Pertumbuhan yang terjadi karena adanya kegiatan titik tumbuh yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang disebut

a. pertumbuhan primer d. kambium interfasis
b. pertumbuhan sekunder e. felogen
c. kambium fasis

3. Jaringan yang selalu mengalami pertumbuhan sehingga diameter tumbuhan menjadi bertambah besar dan hanya terdapat pada tumbuhan dikotil, disebut jaringan

a. korteks d. stele
b. endodermis e. empulur
c. kambium

4. Kedewasaan yang telah dialami oleh tumbuhan padi dapat diketahui dengan

a. munculnya bunga d. batang sudah berkayu
b. ukuran tumbuhan semakin besar e. batang bertambah besar
c. munculnya akar cabang

5. Auksanometer merupakan alat yang berguna untuk

a. mengetahui banyak sedikitnya auksin yang diproduksi oleh tanaman
b. mengetahui arah penyebaran auksin pada tanaman
c. mengetahui kecepatan pemasakan buah
d. mengetahui kecepatan pertumbuhan tanaman
e. mengukur laju respirasi pada tanaman

6.  Tumbuhan monokotil tumbuh dengan cara penebalan karena

a. mempunyai ruang antarsel luas
b. jaringan pengangkutnya lengkap dan banyak
c. tidak mempunyai kambium
d. mempunyai sistem perakaran serabut
e. sel-selnya selalu membelah dengan tebal

7. Pada tumbuhan dikotil yang berperan untuk pertumbuhan diameter batang adalah

a. xilem d. kambium
b. floem e. parenkim
c. epidermis

8.  Kambium tumbuh ke dalam membentuk

a. xilem d. kambium
b. floem e. parenkim
c. epidermis

9. Kambium tumbuh ke luar membentuk

a. xilem d. kambium
b. floem e. parenkim
c. epidermis

10.  Dalam pertumbuhan dan perkembangan terjadi berturut-turut

a. pembelahan sel, pemanjangan sel, dan diferensiasi sel
b. diferensiasi sel, pemanjangan sel, dan pembelahan sel
c. pembelahan sel, diferensiasi sel, dan pemanjangan sel
d. pemanjangan sel, pembelahan sel, dan pemanjangan sel
e. diferensiasi sel, pembelahan sel, dan pemanjangan sel

 

B. Soal Uraian

  1. Sebutkan perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan!
  2. Sebut dan jelaskan 3 zona dalam pertumbuhan dan perkembangan!
  3. Sebutkan ciri-ciri jaringan meristem!
  4. Jelaskan perbedaan pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder!
  5. Apakah yang dimaksud dengan:
  6. Kotiledon
  7. Empulur

c. Jaringan meristem