Loading...

Pengertian Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Tahapan Fungsi Laporan Keuangan

55

Pengertian Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Tahapan Fungsi Laporan Keuangan – Pada bab-bab di depan, Anda telah mempelajari materi tentang APBN, APBD, pasar modal, dan perekonomian terbuka. Coba Anda ingat kembali materi tersebut kemudian cermati pertanyaan-pertanyaan ini. Apakah penyusunan anggaran melibatkan akuntansi? Apakah perusahaan yang ingin melakukan go public di pasar modal harus memberitahukan kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan perusahaan? Apakah dalam kegiatan perdagangan internasional melibatkan pencatatan perdagangan dan pembayaran? Berbagai pertanyaan tersebut pasti Anda jawab dengan satu kata “ya”. Mengapa? Tentu saja, karena semua aktivitas tersebut melibatkan sistem akuntansi. Jadi, apakah akuntansi itu? Sedemikian pentingkah akuntansi dalam kehidupan ini? Perhatikan peta konsep berikut ini!

Pengertian Akuntansi Sebagai Sistem Informasi Tahapan Fungsi Laporan Keuangan

Berbagai hal dalam akuntansi, mulai dari dokumen sumber transaksi, proses pencatatan, pengikhtisaran, sampai dengan pelaporan dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh pihak-pihak yang memerlukan, baik pihak intern maupun pihak ekstern. Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai akuntansi, mari kita pelajari bersama materi berikut ini.

kuliahkechina

PROGRAM KULIAH DI TIONGKOK DENGAN BEASISWA (BEBAS SPP & ASRAMA) UNTUK MAHASISWA D3, S1, dan S2, PENYELENGGARA VIVA COLLEGE

Klik : https://goo.gl/forms/tygYQqTbn0wf3cQV2

Tujuan Pembelajaran

Pada bab ini, Anda diajak untuk mempelajari akuntansi sebagai sistem informasi. Setelah mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu mengetahui fungsi akuntansi, memahami informasi yang disajikan dalam akuntansi, serta mengerti pihak-pihak yang membutuhkan informasi akuntansi.

Motivasi Belajar

Dengan mempelajari materi dalam bab ini, Anda akan mengetahui jenis informasi apakah yang diperlukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap informasi itu sendiri.

Kata Kunci

Akuntansi, informasi, spesialisasi bidang akuntansi, pihak ekstern, pihak intern.

Coba Anda simak kembali pertanyaan-pertanyaan di awal Bab V ini! Akuntansi memiliki peranan yang sangat luas apabila informasi yang disajikan tepat bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Pada pasar modal, untuk melakukan go public perusahaan harus menyajikan informasi akuntansi secara lengkap dan diumumkan pada masyarakat luas. Bagi perbankan, informasi akuntansi berperan sebagai bahan pertimbangan penilaian kelayakan keuangan perusahaan. Begitu pula bagi pihak-pihak lain. Coba Anda sebutkan pihak-pihak tersebut. Jadi, setelah kita amati bersama, akuntansi memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia usaha. Seberapa pentingnya, mari kita pelajari materi berikut ini.

Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Perhatikan gambar berikut ini!
56

Apabila memperhatikan gambar di samping, tentu Anda langsung bisa mengetahuinya. Ya, gambar di samping menunjukkan kegiatan pelayanan jasa di sebuah salon. Setiap jenis produk pelayanan jasa mempunyai tarif harga yang berbeda. Pihak pemilik salon mempunyai berbagai faktor dalam menetapkan harga, mulai dari harga bahan, peralatan, tenaga, dan biaya lainnya. Dalam hal ini, pemilik salon dikatakan telah menggunakan sistem akuntansi. Nah, berdasarkan ilustrasi tersebut, sudahkah Anda memperoleh gambaran, apakah akuntansi itu?

Pengertian Akuntansi

Akuntansi adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan mengomunikasikan informasi ekonomi sebagai dasar pertimbangan dan pengambilan keputusan para pemakainya.

Akuntansi sebagai sistem pengolah informasi dapat digambarkan dalam bagan berikut ini.

Pengertian Akuntansi

Berdasarkan bagan tersebut, informasi akuntansi dipergunakan oleh pihak ekstern untuk membuat keputusan ekonomi terhadap organisasi. Adapun oleh pihak intern, informasi akuntansi dipergunakan untuk membuat keputusan yang harus dilakukan oleh organisasi.

Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam bentuk transaksi-transaksi, dan kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya bersifat keuangan dan penafsiran dari hasil-hasilnya.

Tahapan Kegiatan Akuntasi

Berdasarkan pengertian tersebut, dapat kita ketahui bahwa akuntansi merupakan suatu proses. Nah, proses kegiatan akuntansi keuangan secara garis besar terdiri atas tahap-tahap sebagai berikut.

  1. Tahap Pencatatan
    Pada tahap ini, transaksi keuangan yang terjadi dicatat dalam suatu formulir pencatatan yang disebut jurnal. Pencatatan dilakukan secara kronologis (berurutan) sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi seperti yang tertera dalam bukti transaksi. Selanjutnya jurnal tersebut dipindahbukukan (posting) ke buku besar.
  2. Tahap Pengikhtisaran
    Pada tahap ini, transaksi yang sudah dicatat dalam jurnal dipindahkan ke buku besar sehingga transaksi yang terjadi selama periode tersebut diringkas dan tergambar dalam saldo masing-masing akun yang disusun dalam neraca saldo. Pada tahap ini, juga dibuat jurnal penyesuaian, kertas kerja, jurnal penutup, neraca saldo setelah penutupan, dan jurnal pembalik.
  3. Tahap Pelaporan
    Pada tahap ini, saldo akhir dari setiap akun dilaporkan dalam suatu dokumen tersendiri sehingga posisi keuangan dan hasil usaha selama periode yang bersangkutan dapat diketahui. Dokumen yang digunakan sebagai laporan akuntansi disebut laporan keuangan (financial statement). Setelah mengetahui pengertian akuntansi pada materi di atas, dapatkah Anda jelaskan, apakah fungsi akuntansi? Siapa sajakah yang menggunakan akuntansi? Untuk lebih jelasnya, pelajari materi berikut ini.

TUGAS INDIVIDU

Kerjakan berdasarkan kemampuan Anda sendiri!
Carilah definisi akuntansi dari buku lain, kemudian Anda buat definisi akuntansi menurut pendapat Anda sendiri!

LATIHAN

Kerjakan dengan benar!
1. Apakah akuntansi itu? Definisikan dengan benar!
2. Gambarkan alur akuntansi sebagai sistem informasi!
3. Mengapa akuntansi disebut sebagai suatu proses?
4. Sebutkan tahap-tahap dalam akuntansi

Fungsi Akuntansi dan Pemakai Informasi Akuntansi

Seperti telah ditanyakan di atas, apakah fungsi akuntansi itu? Siapakah pemakai jasa informasi akuntansi? Dan apa yang akan dibuat oleh sang pemakai jasa dari informasi akuntansi? Serta bagaimana sistem akuntansi membantu dalam mengambil keputusan?

Akuntansi berperan bagi berbagai pihak dalam menyajikan informasi yang diperlukan. Studi tentang sistem akuntansi modern, dewasa ini telah menghasilkan wawasan baru mengenai peran manajer dan akuntansi dalam suatu organisasi, baik organisasi yang berorientasi mencari keuntungan maupun organisasi yang tidak berorientasi mencari laba (nirlaba). Pertanyaan kedua berkaitan dengan kejadian mengenai jenis-jenis keputusan manajemen, baik ditinjau dari dimensi waktu maupun permasalahan yang dihadapi. Adapun pertanyaan ketiga berkaitan dengan peran sistem akuntansi sebagai pengolah informasi yang diperlukan oleh pihak intern organisasi maupun ekstern organisasi. Siapakah yang disebut pihak ekstern dan pihak intern?

Informasi akuntansi dipergunakan oleh pihak ekstern untuk membuat keputusan ekonomi terhadap organisasi. Adapun oleh pihak intern, informasi akuntansi dipergunakan untuk membuat keputusan yang harus dipergunakan oleh organisasi.

Pemakaian informasi akuntansi keuangan tersebut oleh pemakainya sangat beragam, sesuai dengan kepentingan mereka terhadap organisasi/perusahaan. Siapakah para pemakai informasi akuntansi tersebut?

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dalam buku Standar Akuntansi Keuangan (2002 : 2 – 3) pihak-pihak ekstern yang membutuhkan informasi akuntansi, adalah investor, karyawan, pemberi pinjaman, pemasok dan kreditur usaha lainnya, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat.

58

Masing-masing pihak beserta kepentingannya terhadap informasi akuntansi dijelaskan berikut ini.

Investor

Mengapa investor membutuhkan informasi akuntansi? Investor membutuhkan informasi akuntansi untuk menentukan keputusan dalam membeli, menahan, atau menjual investasi mereka dalam saham perusahaan. Keputusan investor seperti ini biasa terjadi dalam perdagangan efek di bursa efek. Ingatkah Anda mengenai mekanisme perdagangan  di bursa efek? Nah, pada saat itulah informasi akuntansi sangat diperlukan oleh para investor karena merekalah yang ikut bertanggung jawab atas maju mundurnya perusahaan.

Karyawan

Apa pengaruh informasi akuntansi bagi karyawan? Informasi akuntansi ini berfungsi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa, manfaat pensiun, dan kesempatan kerja. Ketika perusahaan dalam kondisi baik maka karyawan akan berkesempatan untuk meminta perbaikan gaji.

Pemberi Pinjaman

Apakah syarat utama bagi perusahaan yang ingin mengajukan pinjaman ke bank? Selain agunan tentu pihak bank meminta laporan keuangan perusahaan itu bukan? Nah, bagi pihak bank atau pemberi pinjaman, akuntansi berfungsi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman dan bunganya pada saat jatuh tempo.

Pemasok dan Kreditur Usaha Lainnya

Sama halnya dengan pihak bank atau pemberi pinjaman, pemasok dan kreditur usaha lainnya juga berkepentingan terhadap informasi akuntansi. Melalui laporan keuangan atau informasi akuntansi perusahaan terkait, pemasok dapat menilai apakah perusahaan itu mampu membayar utang tepat waktu pada saat jatuh tempo.

Pelanggan

Pelanggan yang terlibat dalam perjanjian jangka panjang dengan perusahaan akan membutuhkan informasi untuk menilai tentang kelangsungan usaha perusahaan. Mengapa? Karena dengan mengetahui informasi akuntansi pelanggan tidak akan khawatir jika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan perjanjian yang telah disepakati antara pelanggan dan perusahaan.

Pemerintah

Informasi memiliki peran yang sangat besar bagi pemerintah. Berbagai kebijakan pemerintah senantiasa melibatkan informasi akuntansi. Apakah itu? Tentu Anda ingat, untuk menyusun anggaran pemerintah berikut segala kebijakan anggaran pun menggunakan dasar informasi akuntansi. Jadi, informasi akuntansi berguna untuk mengatur aktivitas pemerintah/negara, menetapkan kebijakan pajak, kebijakan ekonomi makro dan mikro serta dasar penyusun statistik pendapatan nasional.

Masyarakat

Mengapa informasi akuntansi dibutuhkan masyarakat? Secara sederhana, masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan mempunyai kepentingan terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Mengapa? Masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan terbiasa untuk menggantungkan harapan hidupnya pada perusahaan tersebut. Bentuknya seperti penyediaan lapangan kerja oleh perusahaan, jaminan keamanan, atau kesejahteraan. Jadi, informasi akuntansi berguna bagi masyarakat untuk menilai kecenderungan dan perkembangan perusahaan, terutama dalam kaitannya dengan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional.

Selain pihak ekstern tersebut di atas, pihak manajemen perusahaan pun memerlukan informasi akuntansi keuangan untuk mengevaluasi berbagai kebijakan yang telah diambil dan sebagai salah satu bahan dasar dalam perencanaan periode berikutnya.

LATIHAN

Kerjakan dengan benar!
1. Sebutkan tiga pihak yang memerlukan informasi akuntansi suatu perusahaan!
2. Jelaskan kepentingan setiap pihak terhadap laporan keuangan perusahaan tersebut!
3. Apa kegunaan akuntansi secara umum?
4. Jelaskan pihak pemakai yang berkepentingan dengan informasi rentabilitas perusahaan!

Syarat – Syarat Informasi Akuntansi / Laporan Keuangan

Informasi akuntansi ternyata sangat berguna dan diperlukan berbagai pihak, baik pihak ekstern maupun pihak intern. Fungsi akuntansi dan pihakpihak yang memerlukannya telah dijelaskan di muka. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan pihak ekstern dan pihak intern tersebut, informasi akuntansi haruslah memiliki persyaratan. Apakah persyaratannya?

Menurut standar akuntansi keuangan (SAK), terdapat empat karakteristik pokok yang membuat laporan keuangan berguna bagi para pemakainya. Karakteristik pokok itu bersifat kualitatif, yaitu dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat diperbandingkan.

Dapat Dipahami (Understandability)

Pernahkah Anda membaca prospektus suatu perusahaan? Prospektus perusahaan ditujukan untuk berbagai pihak, dengan harapan berbagai pihak memahami kondisi keuangan perusahaan sehingga menimbulkan keputusan keuangan. Seperti, membeli saham atau obligasi perusahaan tersebut.

Jadi, informasi akuntansi mempunyai syarat dapat dipahami, maksudnya, informasi yang disajikan harus dapat dipahami oleh berbagai pihak yang memakai laporan keuangan. Asumsi yang digunakan, yaitu pemakai memiliki pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis, akuntansi serta kemauan untuk mempelajari informasi dengan ketekunan yang wajar.

Relevan (Relevance)

Mengapa pula informasi akuntansi harus relevan? Informasi akuntansi harus sesuai dengan kondisi sebenarnya perusahaan saat itu. Contohnya, ketika terjadi penilaian oleh akuntan publik apakah perusahaan masih bisa eksis atau tidak, perusahaan harus memberikan data yang sebenarnya saat itu. Jadi, maksudnya, informasi yang disajikan harus relevan dengan kebutuhan para pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi terhadap perusahaan, baik yang bersifat menilai (evaluate) maupun meramalkan (predictive).

Keandalan (Reliability)

Bagaimanakah informasi akuntansi memiliki sifat keandalan? Maksudnya, informasi yang disajikan harus bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan yang material, dan dapat diandalkan sebagai perjanjian yang jujur dari keharusannya disajikan (realiable).

Dapat Diperbandingkan (comfarability)

Mengapa informasi akuntansi memiliki syarat dapat diperbandingkan? Maksudnya, informasi yang disajikan harus dapat diperbandingkan oleh pemakai dari waktu ke waktu. Apakah tujuannya? Dapat diketahui kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan perusahaan. Pemakai pun harus dapat membandingkan laporan keuangan antar’perusahaan.

Jadi, untuk dapat digunakan oleh berbagai pihak, penyajian informasi akuntansi memiliki persyaratan, yaitu dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dapat diperbandingkan. Setelah informasi akuntansi dapat disajikan sesuai persyaratan tersebut, timbul pertanyaan baru; apakah berbagai pihak tersebut memerlukan informasi akuntansi yang sama? Untuk lebih jelas, Anda perlu mempelajari berikut ini.

TUGAS KELOMPOK

Kadang kita jumpai di koran bahwa sebuah perusahaan memiliki lebih dari satu laporan keuangan. Misalnya, untuk kepentingan perpajakan dan perbankan diberikan laporan yang berbeda. Apakah tujuannya? Apakah laporan keuangan yang seperti itu bisa memenuhi syarat relevan dan keandalan? Diskusikan permasalahan tersebut dengan teman Anda! Susun laporan kelompok Anda kemudian bandingkan dengan kelompok lain! Lakukan evaluasi lanjut dengan panduan gurumu!

LATIHAN

Kerjakan dengan benar!

  1. Sebutkan karakteristik pokok yang menjadikan akuntansi berguna bagi pemakainya!
  2. Mengapa akuntansi harus mudah dipahami?
  3. Mengapa pula akuntansi harus relevan dan dapat diandalkan?

Spesialisasi Bidang Akuntansi (Accounting Field)

Samakah informasi akuntansi yang diperlukan oleh pemerintah dengan masyarakat? Investor dengan pemasok? Atau pelanggan dengan bank? Tidak bukan? Seperti telah dikemukakan di muka, informasi akuntansi diperlukan oleh pihak ekstern dan pihak intern. Berbagai pihak tersebut tentunya membutuhkan informasi akuntansi yang berbeda sesuai bidang informasi yang diperlukan. Karena itu, bidang-bidang informasi akuntansi berkembang sesuai dengan tingkat kebutuhan para pemakainya. Apa sajakah bidang-bidang akuntansi tersebut? Simak uraian berikut ini!

Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)

Akuntansi keuangan atau sering dikatakan akuntansi umum (general accounting) merupakan cabang akuntansi yang secara khusus memusatkan perhatian pada pencatatan transaksi perusahaan dan secara periodik menyajikannya dalam laporan keuangan.

Akuntansi keuangan disajikan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)

Beberapa waktu lalu dunia perbankan kita disibukkan dengan adanya pemeriksaan kesehatan perbankan. Proses penilaian ini dilakukan oleh tim independen atau sering kita mendengar ia disebut sebagai auditor. Auditor dalam melakukan pemeriksaan berdasarkan laporan keuangan masing-masing perbankan. Apakah nama pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor ini? Jawabnya adalah auditing.

Auditing merupakan cabang akuntansi yang menguji dan memeriksa secara bebas kebenaran laporan keuangan. Proses pemeriksaan terhadap laporan keuangan perusahaan dilakukan untuk meneliti kecermatan dan kewajaran laporan keuangan. Dasar kewajaran laporan keuangan ini adalah objektivitas dan kebebasan pemeriksa (auditor).

Auditor sendiri dikelompokkan atas auditor intern (auditor internal) dan auditor ekstern (eksternal auditor). Auditor intern ini biasanya bertanggungjawab di dalam perusahaan. Oleh karena itu, harus ada keterkaitan antara auditor intern dengan auditor ekstern/akuntan publik. Kejujuran dan kebebasan seorang akuntan publik ini sangat diharapkan oleh pihak pemakai informasi akuntansi. Seorang akuntan publik harus mempertahankan kode etik atau norma pemeriksaan akuntan publik.

Laporan keuangan yang menyajikan informasi secara wajar, oleh akuntan publik akan dinyatakan bahwa laporan keuangan tersebut disusun sesuai dengan prinsip akuntansi.

Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi biaya merupakan cabang khusus dari akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pencatatan dan penyajian informasi biaya. Siapakah yang memerlukan informasi akuntansi biaya ini?

Informasi biaya ini digunakan oleh manajemen perusahaan sebagai alat untuk melakukan perencanaan dan pengendalian biaya serta menentukan harga pokok produksi secara tepat. Akuntansi ini biasanya digunakan pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang aktivitas utamanya memproduksi dan menjual barang dagangan.

Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Akuntansi manajemen merupakan cabang dari akuntansi yang secara khusus mengolah dan menyajikan informasi bagi para manajer dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen. Akuntansi manajemen tidak hanya berkaitan dengan informasi masa lalu, tetapi juga mengolah dan menyajikan data-data yang bersifat proyeksi untuk masa yang akan datang.

Akuntansi Lembaga Nirlaba (Non-Profit Accounting)

Sekarang ini banyak sekali lembaga-lembaga sosial, di antaranya lembaga penyalur zakat dan lembaga peduli gempa. Untuk apakah akuntansi bagi mereka? Setiap transaksi berupa penerimaan bantuan dana dan penyaluran dana kepada yang berhak dicatat kemudian dilaporkan secara transparan melalui media. Bidang akuntansi lembaga nirlaba inilah yang mereka perlukan. Jadi, apakah akuntansi lembaga nirlaba itu?

Akuntansi lembaga nirlaba merupakan bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada organisasi-organisasi yang aktivitasnya bertujuan tidak mencari keuntungan, seperti yayasan sosial dan lembaga pendidikan.

Sistem Akuntansi

Setiap perusahaan, dalam kegiatan usahanya memerlukan pencatatan yang baik, teratur, dan berkesinambungan. Pada perusahaan jasa salon misalnya, pencatatan dimulai ketika transaksi permintaan pelayanan sampai dengan pembayaran atas selesainya pelayanan jasa. Proses pencatatan beserta pihak yang terlibat inilah yang dinamakan sistem akuntansi.

Sistem akuntansi merupakan bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada pembuatan sistem akuntansi. Sistem akuntansi tersebut, dirancang untuk mengendalikan praktik akuntansi perusahaan secara intern, menciptakan suatu arus laporan keuangan yang efisien, dan menjadikan informasi yang berguna bagi para pemakai informasi akuntansi.

Akuntansi Anggaran

Ingatkah Anda, pada materi di depan telah dijelaskan mengenai cara penyusunan APBN atau APBD? Kegiatan penyusunan anggaran  ini melibatkan berbagai komisi, departemen, dan pihak-pihak yang terkait. Proses penyusunannya melibatkan akuntansi. Apakah akuntansi angga- ran itu?

Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang menitikberatkan kegiatannya pada perencanaan kegiatan perusahaan. Hasil perencanaan ini, menjadi bahan perbandingan antara anggaran yang direncanakan dan hasil kerja yang dicapai.

Akuntansi Sektor Publik atau Akuntansi Pemerintah (Government Accounting)

Akuntansi sektor publik dan akuntansi pemerintah merupakan bidang akuntansi yang secara khusus diterapkan pada instansi-instansi pemerintah. Fokus akuntansi sektor publik, di antaranya pengelolaan anggaran, baik anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) maupun anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Akuntansi Pajak (Tan Accounting)

Tugas akuntan dalam akuntansi perpajakan, yaitu melaksanakan peraturan perpajakan, perencanaan pajak (tax planning), pelaksanaan administrasi perpajakan, atau mewakili perusahaan sebagai wajib pajak di hadapan kantor pajak.

Akuntansi Internasional (lnternational Accounting)

Ingatkah Anda mengenai perdagangan internasional? Setiap negara memerlukan akuntansi dalam aktivitas antarnegara ini. Hal-hal yang terkait dalam akuntansi internasional ini telah kita pelajari di depan, seperti neraca pembayaran, kurs, devisa, dan neraca perdagangan internasional. Jadi, akuntansi internasional berkaitan dengan permasalahan perusahaan yang lingkup aktivitasnya mencakup lebih dari satu negara (multinational business organizations).

Berbagai bidang-bidang akuntansi di atas semakin memperjelas, manakah yang akan Anda sajikan kepada pihak bank, pelanggan, masyarakat, pihak intern/manajemen perusahaan, dan pihak-pihak ekstern yang lain.

LATIHAN

Kerjakan  dengan benar!

  1. Sebutkan bidang-bidang akuntansi!
  2. Sebutkan pihak-pihak yang memerlukan informasi yang disajikan oleh tiap-tiap bidang akuntansi tersebut!

Profesi Akuntansi (Profession of Accountant)

Pada materi di atas kita telah membahas mengenai fungsi akuntansi bagi para pemakai informasi akuntansi, syarat-syarat informasi akuntansi, serta bidang-bidang akuntansi. Berikut ini kita akan membahas materi tentang profesi akuntansi. Mengapa? Karena profesi akuntansi ini terkait dengan bidang-bidang akuntansi.
59Akuntan merupakan profesi bagi orang-orang yang telah memenuhi syarat tertentu dalam bidang akuntansi. Untuk menjadi akuntan diperlukan beberapa persyaratan, antara lain, memiliki ijazah kesarjanaan dari fakultas ekonomi jurusan akuntansi, baik  dari universitas maupun sekolah tinggi, serta memperoleh sertifikasi dari ikatan profesi akuntan. Di Indonesia, ikatan profesi akuntan bernama ikatan akuntan Indonesia (IAI).

Profesi akuntan terdiri atas akuntan perusahaan, akuntan publik, akuntan pemerintah, dan akuntan pendidik. Apakah tugas masing-masing akuntan tersebut? Pelajari materi berikut.

 Akuntan Perusahaan (Private Accountant)

Akuntan perusahaan ialah akuntan yang diperkerjakan oleh perusahaan (sebagai karyawan perusahaan) untuk menjalankan fungsi akuntansi pada perusahaan yang bersangkutan.

Tugas akuntan perusahaan, antara lain:

  1. menyusun sistem akuntansi,
  2. menyusun laporan akuntansi untuk manajemen dan pihak luar perusahaan,
  3. anggaran perusahaan,
  4. mengenai masalah perpajakan,
  5. melakukan pemeriksaan

Akuntan Publik (Publih Accountant)

Akuntansi publik ialah akuntan yang bekerja secara independen untuk menjalankan fungsi pemeriksaan terhadap kebenaran laporan keuangan dan proses akuntansi yang dijalankan perusahaan. Akuntan publik mendapat bayaran dari hasil pekerjaannya, tetapi akuntan publik bukan karyawan perusahaan atau instansi yang pembukuannya diperiksa. Mereka hanya memberikan pendapat atau pernyataan terhadap laporan keuangan yang disusun oleh perusahaan. Pendapat para akuntan publik akan menunjukkan derajat ketaatan perusahaan dalam menjalankan proses akuntansi dan menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK). Dalam menjalankan tugasnya, para akuntan publik terikat oleh kode etik yang dirumuskan oleh IAI.

Akuntan Pendidik (lnstruction Accountant)

Akuntan pendidik ialah akuntan yang menyebarluaskan ilmu akuntansi kepada masyarakat melalui jalur pendidikan. Akuntan pendidik mempunyai tugas sebagai berikut.

  1. Menyusun kurikulum pendidikan akuntansi
  2. Mengajar akuntansi untuk semua jenjang pendidikan
  3. Melakukan penelitian untuk mengembangkan bidang ilmu akuntansi sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang akuntansi sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi.

Setelah mempelajari tentang akuntansi dan informasi, kita akan mempelajari tentang struktur dasar akuntansi.

Etika Profesi Akuntan

Para akuntan publik memiliki kode etik sebagai pedoman dalam akhir menjalankan praktik profesional akuntan. Pedoman tersebut terakhir dikodifikasi dalam buku “Standar Profesional Akuntan Publik per 1 Januari 2001”. Sebelumnya, pedoman tersebut bernama “Norma pemeriksaan akuntan”.

TUGAS INDIVIDU

Berkunjunglah ke salah satu badan usaha yang ada di tempat tinggalmu! Ajukan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut kepada bagian akuntansi!

  1. Bagaimana pembagian kerja pada bagian akuntansi? Meliputi apa saja?
  2. Apakah produk akhir dari proses akuntansi pada perusahaan tersebut?
  3. Apa kegunaan informasi akuntansi pada bagian-bagian lain badan usaha itu?
  4. Apakah kegunaan akuntansi bagi pihak luar perusahaan tersebut?

Susunlah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Jadikanlah sebuah bahan diskusi di kelasmu!

LATIHAN

Kerjakan  dengan benar!

  1. Sebutkan tugas akuntan perusahaan!
  2. Apakah akuntan publik itu? Apa pula perannya?
  3. Apakah seorang guru dapat disebut sebagai akuntan pendidik? Jelaskan pendapat Anda!
  4. Pendapat akuntan publik akan menunjukkan derajat ketaatan perusahaan dalam menjalankan proses akuntansi dan menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Jelaskan perbedaan antara akuntan intern perusahaan dan akuntan publik!

RANGKUMAN

  • Proses kegiatan akuntansi secara garis besar terdiri atas tahap pen- catatan, tahap pengikhtisaran, dan tahap
  • Pemakai informasi akuntansi secara umum terdiri atas pihak intern dan ekstern
  • Profesi akuntan digolongkan menjadi empat golongan, yaitu sebagai berikut:
    1. akuntan perusahaan,
    2. akuntan publik,
    3. akuntan pemerintah,
    4. akuntan pendidik.

Uji Akademikamu

    1. Pilihlah salah satu jawaban yang benar!
      1. Para akuntan di Indonesia bergabung dalam suatu organisasi profesi yang bernama ….
        1. Ikatan Akuntan Publik Indonesia
        2. Ikatan Akuntan Indonesia
        3. Ikatan Akuntansi Indonesia
        4. Asosiasi Akuntan  Indonesia
        5. Persatuan Akuntan Indonesia
      2. Pihak yang memerlukan informasi akuntansi untuk memutuskan apakah perusahaan mampu memberikan keuntungan atas investasi yang ditanamkan adalah ….
        1. auditor
        2. debitur
        3. kreditur
        4. investor
        5. kurator
      3. Pemerintah membutuhkan informasi akuntansi untuk …. pemberian modal
        1. pemberian modal
        2. pemberian subsidi
        3. pemberian sumbangan
        4. penetapan pajak
        5. penetapan undang undang kerja
  1. Akuntan yang bekerja untuk memeriksa pembukuan dan jasa konsultasi manajemen dan bekerja secara independen disebut ….
    1. akuntan pemerintah
    2. akuntan publik
    3. akuntan pendidik
    4. akuntan spesial
    5. akuntan umum
  2. Kegiatan perencanaan dan pengendalian dilaksanakan oleh manajemen dengan bantuan informasi dari ….
    1. akuntansi manajemen
    2. akuntansi pemerintah
    3. akuntansi keuangan
    4. auditing
    5. akuntan publik
  3. Aturan etika akuntan publik diatur dalam ….
    a. Norma Pemeriksaan Akuntan
    b. Kode Etik Akuntan Indonesia
    c.  Kerangka Dasar Akuntansi Indonesia
    d.  Standar Profesional Akuntan Publik
    e. Norma Pemeriksaan Akuntan
  4. Cabang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas atas laporan keuangan disebut ….
    1. akuntansi manajemen
    2. auditing
    3. akuntansi keuangan
    4. akuntansi anggaran
    5. akuntansi anggaran
  5. Informasi keuangan yang disajikan untuk kepentingan para pemakai laporan di luar perusahaan sangat berguna sebagai ….
    1. dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan
    2. dasar untuk menyusun anggaran pada masa mendatang
    3. dasar pengendalian perusahaan agar tidak rugi
    4. dasar untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan
    5. dasar kajian apakah pekerjaan telah sesuai dengan rencana

9. Berikut yang tidak termasuk karakteristik pokok kualitas laporan keuangan menurut Pernyataan Standar Akuntan Keuangan (PSAK), yaitu ….

  1. memberikan keuntungan
  2. dapat dipahami
  3. dapat diperbandingkan
  4. handal
  5. relevan10. Informasi harus bebas dari pengertian yang menyesatkan. Hal ini sesuai dengan karakteristik laporan keuangan, yaitu ….
    1. relevan
    2. memberikan keuntungan
    3. dapat diperbandingkan
    4. dapat dipahami
    5. handalII .Kerjakan dengan benar!
      1. Akuntansi memberikan informasi kepada berbagai pihak yang berkepentingan. Sebutkan tiga pihak yang memerlukan informasi akun- tansi suatu perusahaan, dan jelaskan kepentingan setiap pihak terhadap laporan keuangan perusahaan tersebut!
      2. Jelaskan perbedaan antara akuntan intern perusahaan dan akuntan publik!
      3. “Pendapat akuntan publik akan menunjukkan derajat ketaatan perusahaan dalam menjalankan proses akuntansi dan menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK (standar akuntansi keuangan). Jelaskan maksud pernyataan tersebut!
      4. Akuntansi sering disebut sebagai “bahan dunia bisnis”. Jelaskan maksud pernyataan tersebut!
  6. Apakah kegunaan akuntansi secara umum?
    1. akuntansi pemeriksaaan
    2. akuntansi biaya
    3. akuntansi manajemen
    4. akuntansi lembaga nirba

    Bahan-bahan pendukung untuk penelitian kelompok Anda bisa diambil dari berbagai media massa.

     

    III. Kerjakan kegiatan berikut ini secara kelompok!

    1. Buatlah kliping tentang laporan keuangan perusahaan yang ada di koran bersama teman semejamu!
    2. Lakukan penelitian mengenai kebutuhan sistem informasi akuntansi oleh pihak-pihak berikut ini!
      1. investor
      2. karyawan
      3. pemberi pinjaman atau bank
      4. pemasok
      5. masyarakat
    3. Lakukan penelitian mengenai perbedaan berikut ini! akuntansi keuangan
      1. akuntansi keuangan
      1. akuntansi pemeriksaaan
      2. akuntansi biaya
      3. akuntansi manajemen
      4. akuntansi lembaga nirba

      Bahan-bahan pendukung untuk penelitian kelompok Anda bisa diambil dari berbagai media massa.